Keuangan

Tingkatkan Ekspor Daerah, Bea Cukai Gandeng Berbagai Pihak

Spread the love

Jakarta – Mendukung program pemerintah Indonesia untuk mendorong kegiatan ekspor usaha kecil menengah (UMKM) di berbagai daerah, pedagang termasuk tarif dan tarif, serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak terkait. bo slot gacor

Kegiatan tersebut dilakukan oleh adat daerah Pune, Lok, Pontianak dan Surabaya masing-masing. Ia juga hadir di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Sulawesi Selatan saat berkunjung ke Desa Malari, Kecamatan Uangpunier, Kabupaten Bon, Sulawesi Selatan.

Desa Malare merupakan desa mandiri dan desa percontohan menggunakan dana desa dari Kabupaten Bonn dengan potensi sumber daya alam 4 dimensinya.

Desa Malari memiliki potensi ekonomi yang sangat besar karena merupakan pusat industri dalam negeri, pertanian dan perikanan. Selain itu, potensi budidaya alga di Desa Malari sangat tinggi sehingga dapat membantu masyarakat untuk menambah pendapatan dan mengurangi pengangguran,” kata Hatta Wardhana, Direktur Jenderal Humas dan Konsultasi Kepabeanan.

Untuk meningkatkan perekonomian Kabupaten Banggai dari sisi ekspor, Bea Cukai dan Pajak Luwuk bersama BKIPM Luwuk meluncurkan portal bernama portalbmc.org pada Senin (6/6/2022).

Pintu bersama ini diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, serta dihadiri juga oleh Gubernur Banggai, Kapolda Sulawesi Tengah, Komandan Korem 132 Tadulako dan anggota Forkopimda Kabupaten Banggai.

“Mengingat potensi hasil perikanan dan pertanian Banggai, portal portalbmc.org memfasilitasi akses masyarakat terhadap informasi atau saran terkait ekspor, khususnya dalam upaya pemulihan ekonomi pasca dilanda pandemi COVID-19. melakukan ..”

Selain itu, untuk mendukung ekspor seafood dan seafood Jatim, Tarif dan Pajak Tanjung Perak juga turut serta dalam sosialisasi hasil negosiasi akses pasar dan tata cara penggunaan bagi eksportir seafood. Kegiatan ini dilakukan bersama perwakilan instansi terkait yang dipimpin oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Bea Cukai Tanjung Perak melakukan pengecekan dengan kurang lebih 27 perwakilan eksportir di bidang perikanan, fasilitas penunjang ekspor kepabeanan dan sistem klasifikasi kode HS BTKI 2022 terkait perikanan.

“Akhirnya, peningkatan ekspor dikoordinasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak dan Biro Bea dan Cukai Pontianak. Kegiatan ini secara khusus bertujuan untuk mendorong pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk melaksanakan kegiatan ekspor. Kota Pontianak”” agar bisa.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.