Keuangan

Simak, Ini Cara Memiliki Asuransi Syariah

Spread the love

JAKARTA, – Masyarakat dapat menghindari risiko yang menimbulkan kerugian finansial dengan memiliki produk asuransi. slot gacor hari ini

Asuransi akan mengambil risiko yang ada agar tidak menjadi beban bagi seseorang di kemudian hari. Sebagai contoh, saat seseorang terpaksa harus dirawat di rumah sakit mendadak dan membutuhkan biaya besar, dana darurat atau tabungan dapat langsung terkuras.

Oleh karena itu, masyarakat perlu melakukan manajemen risiko agar kerugian finansial dapat dimitigasi. Salah satu cara yang umum digunakan adalah dengan memiliki asuransi.

Baca juga: Asuransi atau Investasi, Mana yang Harus Didahulukan?

Saat ini banyak pilihan asuransi yang dapat dibeli oleh masyarakat. Untuk kamu yang menginginkan asuransi dengan pengelolaan berbasis syariah, saat ini telah tersedia banyak jenis asuransi syariah yang dipasarkan.

Lalu bagaimana cara memiliki asuransi syariah?

Dikutip dari sikapiuangmu.ojk.go.id, langkah pertama yang harus diambil dalam upaya memiliki asuransi adalah menentukan jenis asuransi syariah yang diinginkan.

Pastikan, memilih produk asuransi sesuai dengan kebutuhan. Ketika kamu ingin memitigasi risiko sakit, pilihlah asuransi kesehatan. Namun, ketika kamu butuh mitigasi atas risiko kematian dan perlindungan untuk keluarga, pilihlah asuransi jiwa.

Selanjutnya kamu sebagai calon nasabah dapat menghubungi perusahaan atau agen asuransi syariah. Jangan lupa untuk mempersiapkan kelengkapan data dan melampirkan dokumen yang dibutuhkan.

Setelah itu, perusahaan asuransi akan melakukan survei risiko atas permohonan permintaan asuransi nasabah.

Misalnya, ketika membeli asuransi kesehatan akan dilakukan medical check up. Sedangkan, untuk asuransi rumah atau mobil, perusahaan akan melakukan pengecekan kondisi aset tersebut.

Ketika semua persyaratan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka perusahaan akan menyetujui permohonan asuransi nasabah.

Lalu, perusahaan akan mengirimkan polis kepada nasabah untuk dipelajari dan disepakati. Polis asuransi adalah surat kontrak atau perjanjian sebagai bukti pengalihan risiko dari tertanggung kepada perusahaan asuransi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatian calon nasabah ketika membaca polis asuransi. Berikut adalah 5 hal yang perlu diperhatiakan dalam polis asuransi.

Pastikan, kamu memahami klausa pengecualian, jangan sampai mengalami gagal klaim karena tidak memahami isi klausa pengecualian.

Sebagai informasi, meskipun dikelola secara syariah, asuransi syariah tidak terbatas dapat diakses oleh umat muslim saja.

Semua orang dapat membeli produk asuransi ini asalkan memenuhi kriteria risiko asuransi yang diterapkan dan menyetujui ketentuan asuransi sesuai prinsip-prinsip syariah.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.