Internasional

Rumah Hantu Di Film The Conjuring Terjual Rp 22 Miliar, Pemilik Lama Ajukan Syarat Ini

Spread the love

– Rumah yang menjadi inspirasi film horor The Conjuring, telah terjual dengan harga 1,525 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 22,1 miliar lebih. slot yang gampang menang

Rumah pertanian bergaya kolonial di Rhode Island, AS tersebut, bahkan terjual dengan harga lebih tinggi 27 persen dari harga yang diminta yang hanya 1,2 juta dollar AS atau sekitar Rp 17,4 miliar.

Sebagai film horor populer garapan dari sutradara James Wan di 2013, The Conjuring dikatakan mengambil inspirasi dari rumah yang dipercaya benar-benar angker.

Walaupun pada akhirnya bukan rumah asli yang dipakai dalam penggarapan filmnya, rumah di Rhode Island tetap saja jadi sorotan banyak orang.

Pasalnya dulu rumah itu lah yang menghantui keluarga Perron pada tahun 1970-an, dengan adanya sejumlah aktivitas gaib, dikutip dari Fox Business, Minggu (30/5/2022).

Kisah flm The Conjuring

Di film The Conjuring, diceritakan bahwa ada keluarga Katolik Roma yang merasa dihantui aktivitas gaib di rumah impian baru mereka di Rhode Island.

Tak betah dengan adanya gangguan selama tinggal di rumah tersebut, sang pemilik kemudian menyewa jasa paranormal untuk membantu mereka.

Mereka ingin gereja tahu bahwa di rumah tersebut harus dilakukan ritual pengusiran setan untuk menyelamatkan orang-orang yang tinggal, dari situlah kisah horror The Conjuring dimulai.

Pemilik Rumah Asli The Conjuring

Pada awalnya, rumah yang terletak di 1677 Round Top Road di Burrillville itu dibeli oleh Jenn dan Cory Heinzen pada 2019 dengan harga 439.000 dollar AS atau sekitar Rp 6,3 miliar.

Kemudian, Heinzen mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa mereka menghabiskan empat bulan mengurung diri dalam satu ruangan.

Rumah Pasangan Norma Sutcliffe dan Gerry Helfrich di Harrishville, Rhode Island yang menjadi pusat cerita di film horor The Conjuring

Itu dilakukan sebagai tanda penghormatan kepada arwah yang ada di rumah dan berharap mereka (arwah) terbiasa dengan kehadiran manusia daripada menerobos masuk.

Kemudian, rumah tersebut pun dijual lagi. Menurut The Wall Street Journal, sang pemilik baru adalah seorang pengembang real estate bernama Boston Jacqueline Nuñez.

Setelah berhasil memiliki rumah tersebut, Nuñez diketahui setuju untuk memenuhi satu permintaan sang penjual, yakni tak tinggal di rumah demi kebaikan diri sendiri.

“Ini adalah pembelian yang sangat pribadi bagi saya,” kata Nuñez, yang diwakili oleh Ricardo Rodriguez dan Bethany Eddy dari Coldwell Banker Realty di Providence.

Menurut Nuñez properti tersebut memungkinkan seseorang bisa berbicara dengan orang yang telah mati.

Oleh karena itu, dia akan menjadi tuan rumah yang memberikan penghormatan atas sejarah yang menghantui properti tersebut.

“Saya tidak takut dengan rumah itu. Tanyakan padaku lagi dalam setahun (lagi),” kata Nuñez sambil bercanda.

Pembelian rumah berhantu tersebut akan Nuñez manfaatkan untuk melanjutkan bisnis paranormal yang dimulai oleh Heinzens.

Nantinya, para pengunjung bisa melakukan penyelidikan di rumah tersebut pada malam hari, ikut tur sehari, atau melihat siaran langsung.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.