Dunia

Pengertian Penginderaan Jauh Dan Komponennya

Spread the love

– Penginderaan jauh menggambarkan obyek di permukaan bumi mirip dengan kenampakan sebenarnya. bo slot terpercaya 2022

Melalui penginderaan jauh dapat memahami keadaan suatu wilayah dengan jelas, karena penginderaan jauh khusus mempelajari permukaan bumi berdasarkan data yang diperoleh dari penginderaan.

Pengertian penginderaan jauh

Dilansir dari buku Dasar-Dasar Penginderaan Jauh (1997) oleh Insyani R.S, berikut pengertian penginderaan jauh menurut para ahli, yaitu:

Penginderaan jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang obyek, daerah atau gejala dengan jalan menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap obyek daerah atau gejala yang dikaji.

Penginderaan jauh sebagai teknik yang dikembangkan untuk perolehan dan analisis informasi tentang bumi. Informasi tersebut khusus berbentuk radiasi elektromagnetik yang dipantulkan atau dipancarkan dari permukaan bumi.

Penginderaan jauh merupakan upaya untuk memperoleh, menemukan tujuan, dan menganalisis obyek dengan sensor pada posisi pengamatan daerh kajian.

Penginderaan jauh yakni ilmu untuk memperoleh, mengolah, dan menginterpretasi citra yang telah direkam yang berasal dari interaksi antara gelombang elektromagnetik dengan suatu obyek.

Dari pengertian tersebut sehingga diketahui bahwa penginderaan jauh adalah cara penggambaran wilayah melalui suatu alat pengindera atau sensor.

Alat tersebut umumnya dipasang di wahana baik berupa balok udara, pesawat udara, satelit, dan lain-lain.

Komponen penginderaan jauh

Dikutip dari Principles of Remote Sensing (2001) karya Norman Kerle, komponen-komponen penginderaan jauh sebagai berikut:

Sumber tenaga dalam penginderaan jauh pada umumnya dibedakan menjadi dua macam, yaitu bersifat alamiah dan buatan.

Jika sumber tenaga yang digunakan berasal dari matahari (alami), maka penginderaan jauh sistem pasif.

Sedangkan apabila sumber tenaganya berasal dari buatan manusia sehingga disebut sebagai penginderaan jauh sistem aktif.

Sumber tenaga baik alami maupun buatan manusia berupa tenaga elektromagnetik yang terdiri dari berkas-berkas spektrum (sinar) dengan ukuran panjang gelombang.

Perjalanan tenaga elektromagnetik dari Matahari menuju permukaan Bumi banyak hambatan. Hambatan tersebut dapat berupa hamburan dan serapan yang semuanya disebabkan oleh adanya butiran gas, awan, dan butir-butir uap air di atmosfer.

Obyek dalam penginderaan jauh meliputi kenampakan di permukaan Bumi, baik alam maupun buatan seperti lahan, perairan, hutan, permukiman, dan bentuk muka Bumi.

Secara umum obyek penginderaan jauh berupa fenomena geosfer yang meliputi atmosfer, litosfer, hidrosfer, antroposfer, dan biosfer.

Untuk melakukan penginderaan jauh diperlukan alat sensor, alat pengolahan data, dan alat lain sebagai pendukung.

Sensor ditempatkan pada obyek dengan adanya wahana atau alat sebagai tempat untuk meletakkan sensor.

Fungsi sensor menerima dan merekam tenaga yang datang dari suatu obyek. Kemampuan sensor dalam merekam obyek terkecil disebut dengan resolusi spasial.

Wahana menjadi media atau kendaraan untuk membawa sensor dalam mendapatkan data penginderaan jauh. Berdasarkan ketinggian peredaran dan tempat pemantulannya di angkasa, wahana dibedakan menjadi beberapa kelompok, yakni:

Terdapat dua jenis data yang diperoleh, yakni:

Menjadi komponen penginderaan jauh terakhir. Keberhasilan sistem penginderaan jauh tergantung dari pengguna data atau user.

Kemampuan pengguna data dalam menerapkan hasil penginderaan jauh dipengaruhi oleh pengetahuan yang mendalam mengenai disiplin ilmu masing-masing.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.