Internasional

Pengamat Ekonomi: Kebangkrutan Sri Lanka Tak Berdampak Ke Indonesia

Spread the love

Jakarta – Sri Lanka mulai menutup sekolah dan beberapa kegiatan pelayanan pemerintah setelah bangkrut akibat gagal bayar utang luar negeri.

Peter Abdullah, Direktur Riset Center for Economic Reform (wajib), mengatakan Indonesia tidak memiliki ikatan ekonomi yang kuat dengan Sri Lanka di sektor keuangan atau perdagangan. link slot gacor 2022

“Krisis kebangkrutan di Sri Lanka tidak akan berdampak signifikan bagi Indonesia,” kata Peter saat dihubungi, Rabu (22/6/2022).

Menurutnya, situasi utang Indonesia sangat berbeda dengan Sri Lanka, di mana utang Indonesia dikelola dengan baik.

Bahkan, Peter mengatakan, organisasi internasional telah mengakui langkah pemerintah Indonesia dalam mengelola utangnya.

”Disiplin fiskal kita sangat terjaga. Indonesia tidak kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran bunga dan pokoknya,” katanya.

“Utang Indonesia relatif aman dari segi jumlah,” lanjut Peter. “Rasio utang Indonesia sangat rendah dibandingkan negara-negara tetangganya.”

Secara khusus, katanya, dalam situasi di mana beban dukungan pemerintah meningkat karena inflasi, keputusan untuk meminjam tidak dapat dihindari, dan subsidi harus dikurangi untuk mengurangi utang.

Namun, hal ini dapat lebih meningkatkan inflasi dan menyebabkan inflasi domestik.

”Masyarakat tentu tidak mau dan beban fiskal bertambah, sehingga utang pemerintah tidak bisa dihindari. Yang bisa dilakukan pemerintah adalah terus melakukan pelatihan untuk menjaga besaran defisit yang ditetapkan undang-undang,” jelasnya.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.