Teknologi

OpenSea Luncurkan Protokol Pasar Baru ‘Seaport’, Mudahkan Pengguna Dalam Beli Dan Jual NFT

Spread the love

NEW YORK – Pasar Non-Fungible Token (NFT) OpenSea mengumumkan telah meluncurkan protokol pasar Web3 baru, yang akan memungkinkan penggunanya untuk membeli dan menjual NFT dengan aman dan efisien. pg soft

Melalui postingan blog-nya pada Jumat (20/5/2022), OpenSea mengatakan protokol pasar yang dijuluki “Seaport” ini akan memberi penggunanya opsi untuk mendapatkan NFT dengan menawarkan aset selain token pembayaran seperti Ether (ETH).

“Pengguna dapat setuju untuk memasok sejumlah item ETH / ERC20 / ERC721 / ERC1155, dengan imbalan NFT, menyiratkan barter kombinasi token sebagai metode pembayaran,” tulis OpenSea, yang dikutip Cointelegraph.

Selain itu, nantinya pengguna Seaport dapat menentukan kriteria mana yang mereka inginkan saat membuat penawaran, misalnya ciri-ciri tertentu pada karya seni NFT.

OpenSea menambahkan, platformnya akan mendukung pemberian tip, selama jumlahnya tidak melebihi penawaran awal.

“OpenSea tidak mengontrol atau mengoperasikan protokol SeaPort, kami hanya akan menjadi satu, dan membangun di atas protokol bersama ini. Seiring adopsi tumbuh dan pengembang membuat kasus penggunaan baru yang berkembang, kita semua bertanggung jawab untuk menjaga keamanan satu sama lain,” tambah pasar NFT ini.

Sayangnya beberapa pengguna mengungkapkan kebingungannya di media sosial mengenai konsep protokol pasar baru ini.

Salah satunya pengguna Twitter dengan akun @EffortCapital yang meminta orang lain untuk menjelaskan bagaimana perbedaan Seaport dengan protokol pasar lainnya yaitu 0x v4 NFT swap.

Peluncuran Seaport ini menyusul pengumuman OpenSea pada bulan April lalu yang telah mengakuisisi agrerator pasar NFT Gem, yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman penggunanya di pasar NFT ini.

Setelah mengakuisisi Gem, OpenSea mengatakan Gem akan beroperasi sebagai produk yang berdiri sendiri, sementara OpenSea berencana untuk mengintegrasi fitur Gem termasuk “alat penyapu harga dasar koleksi” dan “peringkat berbasis kelangkaan”.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.