Berita

Memeras Warga Dan Makan Tidak Bayar, Anggota TNI Gadungan Ditangkap

Spread the love

TARAKAN, – Anggota Kodim 0907/Tarakan, Kalimantan Utara mengamankan seorang anggota TNI gadungan bernama F (35), pascaberedar informasi adanya oknum TNI yang suka memeras warga, di Kota Tarakan. slot online terbaik

Komandan Kodim 0907/Tarakan, Letkol Inf Reza Fajar Lesmana mengatakan, F kerap mengaku sebagai oknum aparat TNI demi memperoleh uang dan makan gratis.

‘’Jadi F ini selalu mengaku aparat TNI. Di area Lantamal dia mengaku TNI AL, di di wilayah hukum Kodim, dia mengaku sebagai Bhabinsa. Kita amankan F di Kampung I Skip Tarakan Tengah, pada Senin 30 Mei 2022 malam,’’ujarnya, Rabu (1/6/2022).

Aksi F terbongkar setelah dua minggu ia melakukan aksinya. Sejumlah tempat ia datangi demi mendapat uang.

Antara lain, Kelurahan Kampung 1, Kampung 6, rumah makan, rumah warga dan petani rumput laut.

“Dia sering memeras warga, meminta uang mengatasnamakan anggota TNI. Intinya dia selalu mengaku aparat demi dikasih uang. Memang tidak banyak, mulai Rp 50.000 sampai Rp 200.000. begitu juga saat makan di warung, dia makan minum kenyang, lalu pergi ke kasir bilang kalau dia aparat, lalu pergi tanpa membayar,’’jelasnya.

Pada dasarnya, F dulu dikenal sebagai orang kaya di lokasi tersebut. Namun karena terjerumus pergaulan hedonis, mobilnya terjual dan harta bendanya perlahan ludes. Bahkan kondisi keluarganya ikut semrawut.

‘’Dia dulu orang kaya, tapi karena terpengaruh lingkungan sehingga menjadi pengangguran. Dia kenal dengan banyak anggota TNI, mungkin karena banyak kenalan dengan tentara, sehingga mengaku sebagai tentara demi keuntungan pribadi,’’tambahnya.

Dari pengakuan F, ia mengaku tentara dan meminta uang kesana sini, hanya agar bisa memenuhi kebutuhan hariannya karena lama menganggur.

‘’Aksi F ini mencemarkan citra institusi TNI, kita amankan dan kita serahkan ke Polres Tarakan, untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,’’katanya.

Dandim 0907/Tarakan Letkol Inf Reza berharap kepada seluruh warga Kota Tarakan untuk tidak mudah percaya terhadap oknum-oknum yang mengaku sebagai Prajurit TNI.

‘’Bila menemukan hal-hal yang seperti kasus F, harap masyarakat segera cross check dengan Babinsa atau Koramil terdekat. Karena tidak menutup kemungkinan, pelaku yang mencatut institusi TNI, biasanya adalah orang-orang yang lihai dalam berkomunikasi,’’pesannya.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.