Internasional

Mariah Carey Digugat Atas “All I Want For Christmas Is You”, Ada Apa?

Spread the love

– Setelah hampir 28 tahun dikenal sebagai lagu khas Natal yang dinyanyikan oleh Mariah Carey, “All I Want for Christmas is You” ternyata membawa dampak yang kurang baik bagi sang diva. microgaming

Pasalnya, seorang penulis lagu bernama Andy Stone menggugat penyanyi berusia 53 tahun itu terkait hak cipta lagu tersebut.

Stone mengaku juga ikut terlibat dalam penulisan lagu dengan judul yang sama lima tahun sebelumnya.

Dalam pengaduan yang diajukan di pengadilan federal New Orleans, AS dia meminta ganti kerugian atas pelanggaran dan penyalahgunaan hak cipta.

Gugatan itu dilayangkan kepada Carey, rekan penulisnya, serta Sony Music Entertainment setidaknya 20 juta dollar AS atau sekitar Rp 289 miliar.

Stone, yang tampil sebagai Vince Vance dengan band country-pop Vince Vance & the Valiants, menuduh para tergugat telah mengeksploitasi popularitas dan gaya unik miliknya secara ilegal dengan merekam lagu baru tanpa izinnya.

Meskipun, baik lirik dan melodi dari lagu milik Stone sebenarnya berbeda dengan “All I Want for Christmas is You”.

Lagu yang sangat populer

Tembang Carey yang muncul di album “Merry Christmas” ini sudah sering diputar secara luas di radio maupun di pusat perbelanjaan selama musim liburan Natal.

Saking populernya, lagu ini pun menduduki puncak tangga lagu Billboard Hot 100 setiap tahun sejak 2019, walaupun telah direkam seperempat abad sebelumnya.

Tidak heran jika pada akhirnya “All I Want for Christmas is You” menjadi salah satu lagu Carey yang paling dikenal banyak orang, bahkan mengalahkan The Beatles di puncak tangga lagu tersebut.

Stone mengatakan, lagunya telah banyak didengarkan selama musim Natal pada tahun 1993 dan juga muncul di tangga lagu Billboard.

Pengacara Stone juga diketahui pernah menghubungi Carey dan Sony Music Entertainment pada April 2021 tentang dugaan pelanggaran hak cipta, namun mereka tidak dapat mencapai kesepakatan apa pun.

Sampai saat ini, baik pihak Carey maupun Sony Music Entertainment belum memberikan tanggapannya soal tuduhan ini.

Pengacara Stone juga tidak memberikan komentar tambahannya.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.