Berita

Kronologi Tukang Potong Rumput Rudapaksa Wanita Disabilitas Di Kebun, Korban Kini Hamil 4 Bulan

Spread the love

Laporan Asri Mesir | Aceh Besar

Di Aceh Besar, Aceh, seorang pria yang bekerja di mesin pemotong rumput harus berurusan dengan polisi. slot online 2022

Dia ditangkap atas tuduhan memaksa seorang wanita cacat.

Pelaku memulai usaha tersebut saat korban sedang mencari daun kelapa di kebun.

Dalam kecelakaan tersebut, korban saat ini sedang hamil 4 bulan.

Pada Selasa, 17 Mei 2022, MZ (52), warga desa di Kecamatan Indrapuri, Achebesar, ditangkap petugas Divisi 4 Divisi Perlindungan Perempuan dan Anak dibantu petugas Bareskrim Kepolisian Daerah Aceh Besar. Sore.

Tersangka MZ disebut-sebut memperkosa seorang wanita berinisial NR (43), warga Kabupaten Indraburi, pada Oktober 2021.

Namun, perilaku asusila tersangka MZ terhadap perempuan miskin penyandang disabilitas baru diketahui pada Februari 2022, setelah pihak keluarga membenarkan bahwa korban sedang hamil empat bulan.

Sepertinya ada sesuatu yang terjadi pada korban, sehingga keluarga berusaha mencari tahu apa yang terjadi di NR.

Korban juga mengatakan bahwa saat bekerja sebagai petani, ia mengalami pelecehan seksual oleh pelaku MZ yang memotong rumput di kebun warga.

Saat Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra Bustamam menerima nomor laporan polisi, ia mengatakan melalui Bareskrim AKP Ferdian Chandra: LP.B/05/II/2022/SPKT/POLRES ACEH BESAR/POLDA ACEH 8 Februari 2022 Laporan itu langsung diselidiki oleh keluarga korban.

Setelah memeriksa keterangan saksi NR dan perempuan cacat serta keluarganya, polisi akhirnya mengusut dan memastikan keberadaan tersangka MZ.

Tersangka MZ yang merasa keluarganya tidak mengetahui perbuatannya dan melapor ke pihak berwajib, akhirnya ditangkap dengan mudah pada Selasa (17/5/2022) WIB sekitar pukul 16.00 WIB di desanya di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

AKP Chandra, Direktur Bareskrim, kepada Serambinews.com, Kamis (19/5/2022) mengatakan, peristiwa itu terjadi secara kronologis pada Oktober 2021.

Pelaku yang sedang memotong rumput untuk memberi makan sapi, melihat korban NR sedang mencari daun kelapa untuk dijadikan lidi.

“Saat itu, korban sedang mencari daun kelapa di kebun warga, dan pelaku sedang memotong rumput untuk memberi makan hewan tersebut.”

“Begitu melihat korban di kebun, tersangka langsung menghampiri mereka,” kata mantan Kepala Divisi Reserse Kriminal Polres Bedy itu.

Korban yang mengenal tersangka MZ (Karai) diduga tidak menaruh curiga terhadap pelaku.

Tiba-tiba, tersangka, MZ, dengan paksa menarik tangan korban dan menyeretnya ke arah pohon mangga di halaman taman. Disinilah para pelaku melakukan perbuatan asusila dan pemerkosaan.

Tersangka kemudian memerintahkan korban untuk pulang tanpa rasa bersalah.

NR Korban Wanita malang difabel ini tidak menunjukkan perilaku mencurigakan setelah kecelakaan.

Namun, keluarga baru tiba-tiba mengetahui bahwa perut korban sudah penuh setelah empat bulan hamil.

“Sekarang tersangka MZ sudah ditangkap dan ditahan Polres Aceh Besar atas perbuatannya,” kata AKP Chandra.

Kepala Badan Reserse Polres Achevesar juga menjelaskan, tersangka MZ mengetahui persis korban, NR, adalah perempuan penyandang disabilitas.

“Karena korban dan tersangka tinggal di desa yang sama dengan Kabupaten Indrapuri Aceh Besar (Tersangka MZ), mereka tahu persis korban cacat,” jelasnya.

Saat ini, AKP Chandra telah memasuki bulan ketujuh kehamilan korban akibat perbuatan asusila seperti pelecehan seksual dan pemerkosaan oleh tersangka MZ.

Namun, korban, seorang perempuan cacat yang malang, tidak sepenuhnya mengerti apa yang terjadi padanya.

simpati! AK Chandra menjelaskan, pelaku yang sudah mengetahui persis kondisi korban masih tega melakukan perbuatan asusila.

AKP Chandra mengatakan, pelaku kini sedang menjalani hukuman atas perbuatannya.

Artikel ini dimuat di SerambiNews.com dengan judul Aparat Kepolisian Aceh Besar, Pelaku Tindak Pidana Perempuan Penyandang Disabilitas.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *