Lifestyle

Ingin Memelihara Kucing Di Apartemen? Perhatikan 4 Hal Ini

Spread the love

JAKARTA, – Kucing menjadi salah satu hewan yang banyak dipelihara lantaran minim perawatan dan populasinya yang banyak.

Selain itu, kucing dianggap dapat mengerti suasana hati pemiliknya dan suka dimanja.Hal tersebut membuat sejumlah orang tertarik memelihara kucing, terlepas dari ras dan usia kucing yang hendak diadopsi. slot deposit pulsa

Namun, ada beberapa hunian seperti apartemen yang tidak memperbolehkan memelihara kucing. Kalau pun boleh, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan kucing selama tinggal di apartemen.

Dilansir dari The Spruce Pets, Senin (13/6/2022), berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan saat memelihara kucing di apartemen.

Sering mengajak kucing interaksi

SHUTTERSTOCK/SHARSHONM Ilustrasi kucing, kucing peliharaan.

Kucing bukanlah hewan yang gemar menyendiri seperti apa dipercaya beberapa orang. Kucing tetap bisa aktif dan tertarik dengan lingkungannya.

Terlepas dari apakah unit apartemen berukuran kecil atau besar, selama rajin meluangkan waktu setiap hari untuk bermain dan memanjakan kucing, hal itu bisa membuat sahabat bulu merasa senang.

Kegiatan bermain dengan kucing ini dapat membantunya berolahraga jika kamu tidak sempat mengajaknya jalan-jalan ke luar apartemen.

Berusaha mengendalikan bau kotoran kucing

Kotoran kucing memiliki aroma yang sangat bau, tetapi bisa dikendalikan melalui beberapa hal, salah satunya pilihan makanan kucing. Umumnya, makanan premium dengan sedikit isi biji-bijian akan menghasilkan lebih sedikit bau kotoran.

Selain itu, perhatikan juga kebersihan kotak pasir kucing. Menjaga kebersihan kotak pasir kucing dapat meminimalkan bau yang menyengat. Kemudian, perhatikan jumlah kotak pasir di unit apartemen. Umumnya, satu ekor kucing memiliki dua kotak pasir.

Luangkan waktu untuk membersihkan kotak pasir

SHUTTERSTOCK/Andrey Khusnutdinov Ilustrasi kucing, Ilustrasi kotak pasir kucing – Seekor kucing yang sedang berada di dalam litter box atau kotak pasir kucing

Memelihara kucing mengharuskan kamu membersihkan apartemen secara rutin, termasuk kotak pasir kucing. Kotak pasir yang selalu dalam keadaan bersih dapat mencegah kucing membuang kotoran di luar kotak atau sembarangan.

Apabila kucing tetap membuang kotoran di luar kotak pasir meski dalam keadaan bersih, pertimbangkan mengunjungi dokter hewan.

Infeksi saluran kemih atau urinary tract infections (UTI) atau gagal ginjal kronis pada kucing yang lebih tua merupakan penyebab medis paling umum di balik perilaku kucing membuang kotoran di luar kotak pasirnya.

UTI, yang juga disebut feline lower urinary tract disorder (FLUTD) memiliki gejala umum seperti mengejan (straining) saat membuang air kecil, mengeong saat berada di kotak pasir, menjilat alat kelamin secara berlebihan, dan adanya darah dalam urine.

Menyediakan banyak pilihan mainan

Jika meninggalkan kucing sendiri di apartemen, berikan beberapa mainan yang bisa dimainkan sendiri untuk mencegah sahabat bulu merasa bosan saat sendirian.

Kamu tidak perlu membeli mainan kucing yang mahal, tetapi pastikan mainan aman untuk dimainkan kucing agar tidak mencelakainya.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.