Berita

DPR Apresiasi Pertamina Dalam Menjaga Stok BBM Saat Periode Mudik Lebaran

Spread the love

Siaran pers, al-Senush

Jakarta – Deah Ruru Esti Widia Putri, Anggota Komite Energi DRC dari Fraksi Golkar, mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina (Persero) atas upayanya menjaga inventarisasi dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan customized di dunia yang sedang naik daun. . . harga minyak. slot online terpercaya

Salah satunya adalah momen pulang kampung.

Deah Ruru Esti dan Widia Puteri mengatakan, menyimpan bahan bakar tidak mudah dan membutuhkan banyak biaya.

Apalagi, penyediaan cadangan migas nasional sebenarnya menjadi tanggung jawab negara dan bukan beban badan komersial.

“Apa yang dilakukan Pertamina untuk menjaga stok BBM nasional patut diapresiasi, tetapi kita perlu memperhatikan situasi keuangan secara umum,” kata Diah Roru dalam wawancara virtual dengan pers, Jumat (20 Mei 2022). ). .

Menurut Dyah Roro, menjaga cadangan migas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sangat penting. Saat ini cadangan migas Indonesia 23 hari masih sedikit dibandingkan negara lain seperti China dan Amerika Serikat yang sudah melewati 50 hari.

Dalam bauran energi nasional, minyak tetap tinggi di 31,2% dan gas 19,3%.

“Dan karena ketergantungan kita yang tinggi, kita perlu memantau ketersediaan migas agar tidak terjadi kelangkaan yang menimbulkan multiplier effect yang berdampak pada masyarakat,” ujarnya.

Komisi Energi Korea Utara Deah Roru bertemu dengan administrasi Pertamina untuk membahas persediaan bahan bakar pra-repatriasi dan arus kembali untuk Idul Fitri 2022.

Hindari berdampak pada ketersediaan dan persediaan BBM, khususnya Solar dan Pertalite, terutama saat kondisi Lebaran dimana masyarakat lebih banyak bergerak.

Seperti diketahui, energi surya termasuk dalam kelas bahan bakar tertentu yang dibiayai pemerintah, dan Pertalite ditetapkan sebagai Jenis Bahan Bakar Peruntukan (JBKP) per 10 Maret 2022, sehingga Pertamina dapat memperoleh kompensasi pembelian dan pendistribusian. .

“Alhamdulillah. Kami melihat Pertamina mengantisipasi stok BBM di SPBU. Semua kelas BBM dipantau setiap hari. Pertamina memiliki sistem online untuk memantau ini,” katanya.

Menurut Dyah Roro, tidak mengherankan jika Pertamina sebagai departemen pemerintah bertanggung jawab menyediakan dan mendistribusikan BBM bersubsidi dan kuota murah sebagai departemen pemerintah.

Pemerintah kemudian akan bertindak sebagai pengganti semua biaya yang dikeluarkan Pertamina, tanpa tambahan beban usaha.

Bahkan, pemerintah mengakui Pertamina merugi dengan menjual bensin dengan harga saat ini. Untuk itu, pembayaran ganti rugi dapat memberikan angin segar bagi keuangan Pertamina.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya menjelaskan, harga keekonomian BBM dan LPG naik tajam karena ICP menembus di atas $100 per barel.

Dengan demikian, harga keekonomian minyak tanah diubah menjadi Rs 10.198 per liter, solar Rs 12.119 per liter, LPG Rs 19.579 per kg, dan perlit Rs 12.665 per liter.

Perubahan tersebut, kata Sri Mulyani, membuat cash flow Pertamina menjadi negatif sejak awal tahun ini, karena harga ICP harus menutupi selisih harga eceran dan keekonomian lebih dari $100 per barel.

Selain itu, kondisi keuangan Pertamina memburuk karena harus mengimpor BBM dengan kurs dolar AS.

Karena asumsi keseluruhan anggaran nasional untuk tahun 2022 juga berubah dengan kenaikan ICP, pemerintah telah mengusulkan tambahan subsidi energi sebesar Rs 74,9 triliun, di mana Rs 71,8 triliun akan digunakan untuk bahan bakar dan LPG. Kompensasi untuk bahan bakar dan LPG diperkirakan mencapai Rs 324,5 triliun.

Terdiri dari kompensasi tambahan Rp 216,1 triliun pada 2022, offset bahan bakar Rp 194,7 triliun, dan offset listrik Rp 21,4 triliun.

Selain itu, kompensasi yang lebih rendah sebesar Rp 108,4 triliun akan dibayarkan pada tahun 2021, termasuk kompensasi bahan bakar sebesar Rp 83,8 triliun dan kompensasi listrik sebesar Rp 24,6 triliun.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.