Berita

Cerita Eks Pengikut Khilafatul Muslimin Maros Saat Diajak Pengajian Hingga Diminta Kumpulkan KTP

Spread the love

Sanjay Utara – Diberangkatkan Khusus Sanjay Departemen Agama (Sensus) 88 Polri menggelar pelatihan bagi eks pengikut Khilafah Islamiyah di Maros, Selasa (21/6/2022). link slot gacor hari ini

Lima mantan pengikut Khilafah Islamiyah dilantik di Polsek Sanjai.

Semua mantan pengikut Khalifah Muslim menyerahkan dan menandatangani pernyataan yang menyatakan bahwa mereka tidak akan bergabung dengan komunitas Khilafah Muslim.

“Kami membawa lima orang bersama Batalyon Teroris ke-88 ke polisi resor dan menyatakan bahwa mereka bukan pengikut Khilafah Islam,” kata Jamari, kepala kementerian agama Sanjayi.

Pengikut eks Khilafah Islamiyah disebut-sebut sudah bertahun-tahun menghadiri pengajian di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Pada awal Kabupaten Sinjai, ada sembilan orang yang mengikuti pengajian Khilafatul Muslimin.

Namun, dua di antaranya meninggal dan dua jatuh sakit.

Berdasarkan pengakuan lima mantan pengikutnya, Jamaris mengaku tidak mengetahui bahwa organisasi mereka dilarang.

Mereka hanya menelepon salah satu temannya (almarhum) untuk menghadiri pengajian.

Kartu Tanda Penduduk (KTP) harus dikeluarkan sebagai syarat untuk mengikuti penelitian.

Ketika Anda menerima kartu registrasi penduduk Anda, Anda terdaftar sebagai anggota gereja. Bahkan, satu dari lima dari mereka bersumpah setia kepadanya.

Setelah banyak diskusi di media baru-baru ini, saya menemukan bahwa grup itu dilarang.

“Sebenarnya korbannya baru sembilan (lima). Mereka tidak tahu kalau organisasinya sudah dicekal,” katanya.

“Makanya Kemenag kita memimpin kelompok Islam di Sanjay, pemerintah, pemerintah dan unsur Mospeda,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Timur.com dengan judul Kesadaran Khalifah Islam Marus dan Sahabat Mantan Pengikut Diminta Kumpulkan KTP.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.