Lifestyle

Cara Mengentalkan Papeda Tanpa Gumpalan

Spread the love

– Apakah Anda pernah menggunakan Papeda sebelumnya? Makanan berbahan dasar pemikiran ini identik dengan yang ada di Indonesia Timur, khususnya orang Papua. situs slot gacor 2022

Papeda memiliki penampilan seperti perekat putih yang lengket dan kenyal. Orang Papua biasanya memakan papida sebagai pengganti nasi.

Chef Ahmed Lisi, utusan khusus Papua, memperkenalkan Papida kepada hadirin di acara Chef’s Fair di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Tak lupa ia juga memamerkan beberapa alat khas Papua yang digunakan untuk membuat papidas.

Dua alat utama yang dibawa Lisi adalah ebehele atau porselen dan hiloy atau garpu kayu untuk mengaduk papeda.

Saat menjelaskan cara merebus papida, Bu Lee memberikan tiga rahasia membuat papida kental tanpa gumpalan.

1. Rendam daging mentah dalam air mendidih

Rishi mengatakan bahwa sagu, bahan utama dalam papidas, harus dilarutkan dalam air mendidih dan direndam sampai mengental.

Proses perendaman sagu dalam air mendidih selama 10 menit dilakukan di dalam gerabah khusus bernama Ebehelle.

ujar Lisi saat menjelaskan resep papidasnya di acara Chef Expo yang diadakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (20 Mei 2022).

Air yang digunakan bukanlah air panas biasa, melainkan air matang hingga puting benar-benar mengental.

Karena itu, saat membuat papidas, Anda perlu menyiapkan air mendidih di atas kompor.

2. Adonan sagu jangan terlalu encer.

Air rendaman sagu tidak hilang seluruhnya dan tetap sedikit di atas rata untuk membantu proses pengadukan sagu.

‘Beri aku waktu sebentar,’ kata Lacey. ‘Jika kecelakaan terlalu tipis, papida tidak akan siap.’

Dia mengatakan bahwa untuk setiap kilogram hidup dan mati, dibutuhkan sekitar satu liter air.

trotoar. / SUCI WULANDARI PUTRI CHANIAGO Ilustrasi papida dengan saus ikan hitam khas Papua.

3. Aduk papeda dengan cepat.

SHUTTERSTOCK/DH Saragi ilustrasi Labavida, makanan khas Papua yang dibuat secara tidak sengaja.

Setelah menyisakan sedikit air di epihell, langkah selanjutnya adalah mengaduk sagu hingga terbentuk adonan yang kental dan lengket.

Bubuk sagu cepat diaduk dengan arah melingkar menggunakan HelloE.

“Anda harus bergerak cepat (kecepatan yang menggerakkan pikiran), jika tidak maka papidas tidak akan siap, “tambah Lisi.

Jika adonan papida keras dan sulit untuk di tumis, papida siap disajikan dengan lauk papua lainnya.

Postingan dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.