Kesehatan

Berkaca Dari Irfan Hakim, 9 Tanda Kita Harus Berhenti Makan Pedas

Spread the love

– Irfan Hakim masuk dalam trending pencarian Google setelah mengakui harus dilarikan ke rumah sakit akibat makan keripik pedas.

Berawal dari kolaborasi untuk konten Youtube, presenter ini ditantang makan camilan keripik dengan level super pedas.

Awalnya, rasa pedas yang muncul memang belum terlalu menonjol sehingga Irfan dan sejumlah krunya masih menikmati makanan tersebut.

Masalah muncul berselang beberapa waktu ketika salah satu staf pingsan setelah makan keripik tersebut.

Tak lama, Irfan Hakim mulai merasakan reaksi yang aneh dari tubuhnya seperti muntah-muntah, mulas, sulit BAB, lemas hingga detak jantung yang tidak beraturan. slot gampang menang

A post shared by IRFAN HAKIM (@irfanhakim75)

Tanda-tanda kita harus segera berhenti makan pedas

Makanan yang pedas memang lebih menggugah selera dan membuat makan menjadi lebih nikmat.

Tak heran jika ada orang yang kurang bernafsu makan tanpa tambahan cabai berlimpah di santapannya.

Kini anak muda juga makin menyukainya, dibuktikan dengan berbagai produk makanan maupun camilan dengan berbagai levelnya.

Seperti Irfan Hakim, banyak yang merasa makan pedas sebagai tantangan yang membanggakan tanpa menyadari jika tubuhnya tidak terbiasa.

Padahal, tubuh kita kerapkali sudah memberikan tanda-tanda untuk menghentikan kebiasaan itu agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.

Dikutip dari Insider, berikut adalah tanda dari tubuh yang artinya kita harus berhenti makan pedas.

Kondisi ini terjadi ketika asam lambung kita mengalir ke kerongkongan yang menyebabkan rasa tidak nyaman ini.

Selain itu, makanan pedas mengandung capsaicin, senyawa yang memperlambat laju pencernaan sehingga efeknya akan berlangsung lebih lama.

Makanan pedas bisa membuat kulit iritasi, peradangan jerawat, serta break out yang memicu berbagai masalah lainnya.

Setelah makan pedas, suhu tubuh naik dan menghasilkan keringat, yang memicu pelepasan minyak di kulit.

“Ketika makanan pedas menciptakan peradangan di usus terkadang peradangan ini juga dapat terlihat pada kulit dengan kemerahan, jerawat, atau bahkan eksim,” kata Rebecca Tung, dokter kulit di La Grange Park, Illinois.

Diare adalah salah satu keluhan paling umum setelah makan pedas berlebihan.

Kandungan capsaicin dapat mengiritasi lapisan lambung atau usus, yang memiliki efek pencahar pada beberapa orang.

Bau mulut bisa dipicu karena dehidrasi.Kebiasaan makan keripis pedas atau ayam geprek dengan level ekstra juga bisa memicu bau mulut.

Hal ini merupakan dampak dari masalah pencernaan kita, ketika isi perut naik ke kerongkongan maka muncul gas berbau tidak sedap dari mulut kita.

Mulas akibat makan pedas akan menjadi lebih parah sehingga membuat kita insomnia.

Berbaring memudahkan asam lambung di perut mengalir kembali dan membakar lapisan pencernaan hingga kerongkongan yang membuat rasa tidak nyaman.

Untuk menghindarinya, usahakan untuk tidak makan makanan pedas terlalu larut malam, dan juga jangan duduk terlalu lama setelahnya.

“Bangun dan berjalan-jalan jika Anda bisa,” saran pakar kesehatan, Dr. David Greuner, MD.

Makan makanan pedas dapat menyebabkan pita suara meradang sehingga menyebabkan suara serak hingga menghilang.

Efeknya juga dapat mengiritasi tenggorokan yang dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah karena refluks asam yang dapat dipicunya.

Meski terdengar baik untuk menurunkan berat badan, ini juga bisa menjadi masalah dalam jangka panjang karena kurangnya pemenuhan nutrisi.

Gastritis terjadi ketika lapisan perut meradang dengan gejala mual, muntah, dan perasaan penuh di perut bagian atas setelah makan.

Keluhan ini bisa terjadi begitu tiba-tiba dan membuat tidak nyaman akibat makan terlalu pedas.

Sebenarnya, berkeringat adalah respon normal tubuh untuk mendinginkan tubuh yang kepanasan karena efek capsaicin.

Namun jika tubuh mulai berkeringat berlebihan, mungkin saatnya mengurangi porsi makanan pedas kita.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.